Daftar Bantuan Bulan JANUARI 2014 | 1.Hamba Alloh Karangansem Solo Rp. 400.000 2. Bp. Bp. Handoyo Palembang Rp. 1.500.000 4. PT kusuma Hadi Rp 250.000,00 5. Bp. Utomo Perum UNS Jati Rp. 100.000 6. Bp. Junaidi Jongkang Rp. 500.000 7. Bp. Joko Dompon Rp. 300.000 8. Ibu Krisnawati Rp. 1.000.000 9. Kel Reminanto Dukuh Jati Rp. 784.500 11. Rizka Audi Fahmi Rp. 100.000 12. Ibu Suradi Yogyakarta Rp. 1.000.000 13. Ibu Eko Budi sarwani SMP 5 Karanganyar Rp. 100.000 14. LAZIS PDM Karanganyar Rp. 10.000.000 Jumlah Bantuan Bulan Januari 2014 Rp 16.034.500,00

Rabu, 13 Juni 2012

PNS Sukoharjo Mesum di Lokalisasi Dangkrong

TASIKMADU - Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Sukoharjo, Sar (51) tertangkap basah berselingkuh dengan seorang wanita di kawasan lokalisasi Dangkrong, Tasikmadu, Karanganyar, Rabu (13/6). Pegawai asal Mojolaban Sukoharjo ini mengaku tidak puas dengan istrinya sehingga terpaksa berselingkuh.
Aksi selingkuh ini bahkan sudah terjadi sejak 5 tahun silam dengan salah satu penghuni lokalisasi Dangkrong. Namun petualangan cinta terlarang Sar ini akhirnya terkuak saat anggota Polsek Tasikmadu yang melakukan operasi penyakit masyarakat (Pekat) mendapati tersangka sedang asyik mesum di kamar. Oknum PNS ini kepergok tengah tidak berbusana dengan sang wanita penghuni lokalisasi.
Tak pelak keduanya langsung digaruk dan digelandang ke kantor polisi. Selain menangkap keduanya, polisi juga menangkap beberapa penghuni lokalisasi Dangkrong yang lain untuk diproses hukum.
Kapolsek Tasikmadu, AKP Ibaryadi mengatakan penangkapan itu didasarkan laporan masyarakat yang mana lokalisasi itu sudah ada lagi yang menghuni setelah lama pasif meski tidak dibubarkan. "Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap dua wanita dan satu tamu pria," ujarnya.
Kedua wanita penghuni lokalisasi yang ditangkap kemudian dibawa ke panti rehabilitasi Wangkon, Laweyan Surakarta untuk dilakukan pembinaan. Sedangkan sang pria PNS dikenakan pasal tipiring dengan ancaman maksimal 3 bulan. "Kami tidak akan main-main dengan segala bentuk penyakit masyarakat," tegasnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar